Dear You By Moammar Emka

Rumah. Sejauh manapun aku melangkah dan berlari, kepadanya juga aku kembali. Karena disanalah hati begitu nyaman berdiam. Ada rindu yang terus bernyawa. Membawa inginku selalu kembali kepadanya.
Rumah itu kamu. Semesta nyaman yang menjalar dan teduh yang berjajar. Menguar rindu yang tak terbilang. Mengeja cinta – tanpa tanda tanya, berulang-ulang. Rumah itu hatimu.

My Book Reviews Corner

Penerbit : Gagas Media

Tebal : 392 Halaman

“Hidup itu bukan tentang menunggu badai berlalu, tapi tentang bagaimana belajar menari dalam hujan.”

Quotes yang paling saya sukai dari buku ini justru yang ngga ada kata-kata cintanya. Hehe. Coba berikan buku ini pada saya tahun lalu, mungkin hanya kuat baca 10 halaman terus mulai memecahkan gelas-gelas dan barang pecah belah lainnya.

Tapi di saat ini, after all I’ve been through. Rasanya urusan hati dan perasaan memang susah diatur. Variabel bebas hidup yang memang bisa datang dan pergi kapan saja.

Back to the book, duh.. gimana ya menggambarkan buku ini.. Bentuknya bukan kisah atau cerita, Intinya buku ini berisi  potongan kalimat/ paragraf yang menggambarkan siklus cinta.. Dari mulai jatuh cinta, rindu, patah hati, perpisahan sampe kenangan-kenangan akan kisah cinta..

Untuk manusia seperti saya yang anti gombalisme picisan, buku ini termasuk ke dalam kategori lulus sensor. Bahasanya poetic, ini sungguh nilai tambah karena…

Lihat pos aslinya 237 kata lagi

3 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s