Menjelang 3 tah…

Image

Menjelang 3 tahun, 2 hari yang lalu seorang adik berkata sambil berkaca-kaca di dalam kamar sebuah hotel, dia bilang aku terlalu cinta sampai aku mengetahui setiap detail yang terjadi padamu tanpa orang lain sadari, mereka bilang aku menghilang, lalu mereka merangkaikan kata-kata normatif, dan berujung melankoli, mereka berkata, mereka tidak ingin kau roboh, sedangkan sebenarnya kau sangat lemah, prediksiku, mungkin tak lama lagi kau akan benar-benar roboh, jika orang-orang yang angkuh tersebut tidak segera mendapatkan hidayah-Nya.

apa kau bisa merasakan kesepianku?, 

sayangnya aku bukan seorang sanguin yang mudah berubah kondisi hatinya dari dramatis menjadi penuh suka cita, 

sayangnya aku lelah dengan omong kosong hingga akhirnya aku memilih untuk diam dan mengabaikan,

namun masih dengan setia memperhatikan, dan mengerjakan hal-hal kecil tanpa perlu pengakuan,

somebody says:

“mereka yang terkesan tidak peduli dan acuh itu sebenarnya mereka lah yang paling peduli dan mencintai”

dan aku tidak perlu mengumbar cinta kepadamu, seperti orang lain yang mengatakan cinta lalu lupa, dan hanya bisa tertawa..

ketika aku memejamkan mata, apa kau akan baik-baik saja?, jika aku meminta padaNya agar kau baik-baik saja, apa kau akan baik-baik saja, kau selalu membuatku khawatir.

ah, aku selalu kelu menyebutmu, dan aku membenci mereka yang punya banyak mimpi untukmu namun nyatanya merekalah yang secara tidak sadar telah pelan-pelan menghancurkanmu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s