Perindu Doa Rabithah

Belajar untuk mencintainya seperti biasa.

Belajar untuk menyayanginya sewajarnya.

Mencoba untuk berpikir semua hal berjalan tetap seperti biasa sehingga saat dia pergi pun semua akan tetap terasa biasa. :’)

tak akan ada habis rasanya ketika kita membahas masalah cinta,,,

tak akan ada ujung kiranya ketika kita mendiskusikan tentang cinta,,

karna ia ada bukan untuk dibahas,,

ia ada bukan untuk dibicarakan,,

ia ada bukan untuk dibicarakan panjang lebar,,

namun ia ada untuk di rasakan, di sini…. di hati🙂

sudah mahfum rasanya ketika kita, yang masih muda ini mendengar kisah tentang cinta muda-mudi,,

sudah biasa rasanya telinga ini, mendengar banyak keluh kesah mereka tersakiti oleh cinta,,

namun coba kita tengok ke belakang, pada kisah para sahabat..

tentang kisah cinta Fatimah dan Ali

bagaimana mereka bersikap pada cinta..

bagaimana keduanya menyimpan dan mengolah sebuah rasa yang dinamakan cinta,,

teringat perkataan Ustadz Salim

Belajarlah untuk mencintai sejantan Ali,,

Karna sesungguhnya cinta tidak pernah…

Lihat pos aslinya 94 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s