"New Paradigm for Public Health"

Tulisan ini diinspirasi dari perenungan beberapa minggu dalam long tour di Australia, bergantinya hari demi hari, berputarnya siang dan malam, adalah sebuah sunnatullah. tersedianya sumber sumber kehidupan juga adalah sunnatullah. Begitu luar biasanya kehidupan ini, sehingga sering sekali kita mendengar ayat; maka nikmat tuhanmu yang mana lagi engkau ingkari.

Sungguh sebuah kerugian, bila berputarnya hari, siang dan malam, berlalu hanya sebagai sebuah peristiwa yang tercatat di kalender harian. Semestinya, hari hari yang berlalu ini diisi dengan berbagai aktifitas yang tentu harus memberi manfaat yang seluas-luasnya bagi kehidupan.

Seorang guru sejatinya mengajari murid-muridnya dengan sepenuh hati, sebagai bentuk terima kasihnya pada penciptanya, seorang siswa tentu belajar dengan giat adalah bentuk terima kasihnya kepada yang Maha Kuasa, seorang pedagang di pasar sejatinya melayani pembeli dengan sepenuh hati. Setiap interaksi kehidupan, sejatinya adalah bentuk kesyukuran yang sangat dalam pada sang Khalik.
Kehidupan seharusnya di hargai, dijunjung dan di nimati, bukan menjadikan kehidupan ini…

Lihat pos aslinya 123 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s