Sesak

Sesak rasanya nafas ini
Bergemuruh perlahan namun seperti menghilang
Aku kalah…
Kalah lagi…
Untuk kesekian kalinya

Tak mau tahu dan enggan untuk beranjak mungkin bukan solusi, namun ia seperti duri kecil yang tersimpan di ujung kuku…
Perih dan melukai

Aku tak suka dengan keadaan ini
Aku butuh mereka yang bukan hanya sekedar bersuara tapi juga mau mendengar..

Keyakinanku yang akhirnya mendefenisikan semuanya
Ternyata, sajak-sajak tentang syurga masih terlalu dini untuk kukatakan mampu kupahami..

Dan keyakinanku takkan kubiarkan berteman tanpa harapku..
Aku masih berharap, kakiku masih kokoh berdiri mengejar-Mu..
Jiwaku masih terus menangis karena merindu-Mu..

Taipei, 16 Juli 2010

http://almuhandis.wordpress.com/kumpulan-puisi/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s