*

Entah kemana angin kan membawa benih dandelion terbang, sampai detik kesekian rebah di tanah basah.

Rebah, lari dari sakit, terbangun karena rindu. Dan sekarang mencari suaka kembali. Dunia terlalu riuh. Aku letih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s