Sebuah pelukan dan senyuman hangat

Ketika hujan, beberapa orang berteduh-menepi-menanti.

Ketika hujan, beberapa orang bersembunyi- sendiri- bernyanyi.

Ada nyanyian di kala hujan yang hanya mampu didengar oleh mereka yang sedang merindu.

Ada puisi di kala hujan yang ditulis oleh mereka yang merasa kesepian.

Ada air mata di kala hujan mengiringi mereka yang menyampaikan doa kepada-Nya.

Lebih dari semua itu, sebuah pelukan dan senyuman hangat akan mencairkan kesunyian,

Lebih dari semua itu, sebuah pelukan dan senyuman hangat adalah hadiah yang dinantikan setelah melewati jalan pulang,

Lebih dari itu, sebuah pelukan dan senyuman hangat akan menghapus jejak lara yang tersisa di sepanjang jalan,

Lebih dari itu, sebuah pelukan dan senyuman merupakan tanda bahwa kau ada.

Lebih dari itu, sebuah pelukan dan senyuman hangat merupakan ketulusan yang nyata.

 

-Yogyakarta, 7 Desember 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s